Jumat, 11 Oktober 2013

Cara Mendapatkan Uang Dari Blog

Cara Mendapatkan Uang Dari Blog Kita

Selamat siang sobat YHS Blogger.. Seiring dengan kemajuan tekhnologi, bisnis melalui internet bisa di bilang menjanjikan. Tapi juga bisa di bilang penuh resiko. Tapi kita jangan berprasangka buruk terlebih dahulu terhadap dunia bisnis online. Tidak semua bisnis online mempunyai reputasi yang buruk atau scam (penipu). Banyak para blogger yang sudah menghasilkan ratusan ribu, jutaan, puluhan juta, dan bahkan ratusan juta dari dunia mereka. Yaitu dunia blog. Pasti anda bertanya-tanya bagaimana cara mendapatkan penghasilan seperti itu. Jika ingin tahu jawabannya, simak saja artikel saya yang ini sampai habis.
Sebagian besar blogger mempunyai satu tujuan dari membuat blog. Yaitu membuat blog yang menghasilkan uang. Namun hal itu tidak mudah untuk di capai. Hal itu harus butuh proses. Selain itu ada beberapa persyaratan agar mudah menghasilkan uang (memonetize) dari blog.
  1. Blog sudah memiliki cukup konten atau artikel.
  2. Traffik blog yang lumayan besar.
  3. Blog memiliki topik pembahasan yang menarik perhatian pengunjung blog.
  4. Blog terindeks oleh search engine.
  5. Memiliki Alexa rank yang cukup bagus ( dibawah 100.000)
Setelah blog anda memenuhi persyaratan diatas, memonetize blog bukan lagi menjadi hal yang sulit. Bisa di bilang mudah. Tetapi untuk memenuhi persyaratan di atas kita butuh proses yang cukup lama. Lalu bagaimana menghasilkan uang dari blog? Mari kita lihat ke bawah.
1. Dengan Mengikuti Program PPC
Google Adsense
Google Adsense merupakan program PPC (Pay Per Click) terbesar di dunia. Google Adsense adalah PPC dengan bayaran tertinggi untuk para publisher iklannya. Sejauh ini Google Adsense masih bisa dipercaya untuk diikuti. Bahkan google adsense telah menjadi sumber penghasilan dari para blogger. Tetapi agar diterima oleh google adsense tidaklah mudah. Kita harus memenuhi beberapa persyaratan di bawah ini.
  1. Blog anda haruslah memiliki cukup banyak konten/artikel
  2. Artikel tidak boleh hasil copy paste (Google sangat tidak menyukai hal ini)
  3. Blog anda haruslah memiliki Niche yang jelas
  4. Konten artikel yang anda miliki tidak boleh mengandung unsur perjudian, pembajakan, pornografi, pelecehan SARA dan sejenisnya
Setelah memenuhi persyaratan diatas, cobalah mendaftarkan blog anda ke google adsense. Jika diterima ya bersyukurlah. Tapi jika ditolak, janganlah patah semangat. Saya pun sedang berusaha agar blog saya diterima oleh google adsense.
Kliksaya
Kliksaya.com merupakan ppc lokal asli indonesia. Kliksaya.com bisa menjadi alternatif jika anda ditolak oleh google adsense. Memang bayaran dari Kliksaya.com tidak sebanyak google adsense. Kliksaya membayar membernya sebesar Rp 350-Rp 800 per klik iklannya. Pembayaran dari klik saya akan ditransfer melalui bank lokal. Kliksaya juga memiliki persyaratan untuk menjadi membernya. Tapi tidak terlalu berat seperti google adsense. Persyaratannya hanya blog kita harus memiliki minimal 10.000 pageviews perbulannya.
2. Membuat Lapak Untuk Pemasangan Iklan
Banyak blogger yang telah melakukan hal ini. Metode yang satu ini sangatlah mudah. Kalian hanya disuruh menyediakan tempat untuk dipasangi iklan oleh advertiser di blog anda. Selain itu metode ini juga dapat dibarengi dengan metode PPC. Asalkan iklan yang anda pasang tidak mengandung unsur Por**, SARA, dan hal-hal yang berbau negatif. Karena itu melanggar TOS Adsense. Tetapi agar lapak iklan di blog anda laris, anda harus memiliki alexa rank yang bagus. Karena banyak para advertiser menggunakan alexa rank sebagai patokan untuk memasang iklan.
Demikianlah artikel mengenai Cara Mendapatkan Uang Dari Blog Kita
Semoga bermanfaat sobat..
sumber : http://yhsblogger.blogspot.com

Bagi Anda yang membuat blog untuk mencari uang, tentu saja akan selalu berurusan dengan dunia internet advertising (periklanan internet). Sehingga sangat penting untuk memahami dunia periklanan internet, termasuk memahami istilah-istilah yang digunakan di dalamnya.
Berapa banyak istilah periklanan yang telah Anda ketahui?
Berikut saya tuliskan beberapa yang paling populer dan paling banyak bersentuhan dengan kita. Bagi Anda yang sudah memahaminya, anggap saja sebagai penyegaran.
1. CPA (Cost per Action)
Istilah yang digunakan dalam model pemasaran afiliasi (affiliate marketing), dimana merchant akan membayar kepada afiliasi jika referal melakukan sesuatu di situs merchant. Tidak harus berupa penjualan, tapi sebatas melakukan aksi, seperti misalnya berlangganan newsletter, mengisi survey dan sebagainya.
2. CPS (Cost per Sale)
Berbeda sedikit dibanding nomor 1 di atas. Dalam CPS, merchant akan memberi komisi kepada afiliasi ketika referal yang berasal darinya melakukan pembelian produk.
3. CPL (Cost per Lead)
Merchant akan membayar jika mendapatkan calon prospek baru dari afiliasi.
4. CR (Convertion Rate)
Istilah yang menunjukan persentasi dari jumlah pengunjung suatu situs yang melakukan action tertentu yang diharapkan, entah membeli produk, berlangganan via email dan lain sebagainya. Biasanya data ini digunakan sebagai tolak ukur keberhasilan sebuah campaign (kampanye iklan).
5. CPC (Cost per Click)
Jika diterjemahkan menjadi bayar per klik. Istilah ini merujuk kepada sistem periklanan dimana pemilik situs (biasa disebut sebagai penayang / publisher) akan menerima pembayaran dihitung berdasarkan jumlah klik yang dilakukan oleh pengunjung situs. 
Di lain pihak bagi pemasang iklan, akan membayar kepada penayang untuk setiap klik yang terjadi pada iklan mereka, maka dari itu model ini sering juga disebut PPC (Pay per Click) atau bayar per klik.
Jadi CPC dan PPC keduanya identik, yang membedakan adalah dari dua sisi berbeda, CPC dari sisi publisher dan PPC dari sisi advertiserGoogle Adsense menerjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia dengan singkatan BPK (Bayar per Klik).
6. CPM (Cost per Mille)
Mille dalam Bahasa Latin, artinya adalah seribu. Jadi, secara umum CPM diartikan bayar per seribu. Ini merujuk kepada sistem periklanan dimana penayang (publisher) akan menerima pembayaran berdasarkan perhitungan per seribu kali laman tayang (impresi)Google Adsense menerjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia dengan singkatan BPS (Bayar per Seribu).
7. PPV (Pay per View)
Bayar per tampilan. Ini merujuk kepada model periklanan dimana pemasang iklan memasang iklan mereka pada jendela pop-up, pop-under, atau pun iklan sela (seperti misalnya situs akan menampilkan halaman sela penuh satu halaman, ketika anda berada pada satu halaman kemudian ingin keluar dari halaman tersebut, atau ketika misalnya Anda klik play suatu video, maka tidak langsung diputar tapi Anda terlebih dahulu disuguhi satu halaman penuh iklan). Model ini juga seringkali disebut CPV (Cost per View) jika dilihat dari sisi publisher.
8. CTR (Click Through Ratio)
Adalah persentasi jumlah pengunjung yang kemudian melakukan klik terhadap sebuah link atau pun iklan. Anda dapat menghitung nilai CTR dengan cara membagi jumlah klik terhadap iklan dengan jumlah tayangan halaman tersebut.
9. UV (Unique Visitor)
Alias Pengunjung Unik. Maksudnya adalah total orang yang berkunjung pada suatu situs pada rentang waktu tertentu, misalnya harian, mingguan, bulanan dan seterusnya. Kata 'unik' dipakai karena memang satu orang pengunjung bisa membuka halaman situs lebih dari satu kali.

10. PV (Page View)
Alias tampilan halaman. Adalah jumlah keseluruhan sebuah halaman situs ditampilkan dalam rentang waktu tertentu. Nilai PV akan selalu lebih besar dibandingkan nilai UV, karena tadi, setiap orang bisa saja membuka lebih dari satu halaman ketika mengunjungi suatu situs. 
Untuk mengetahui lebih tentang CPC dan CPM, silakan baca perhitungan di balik CPC dan CPM.
Nah, itulah 10 istilah dan singkatan yang paling umum digunakan dalam dunia periklanan internet.