1.Teman masa kecil
Tiap orang mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Tapi teman masa kecil Anda akan ingat seperti apa Anda 10 tahun yang lalu. Anda juga memiliki berbagai memori menyenangkan yang bisa Anda bagi. It’s always nice to remember the good old days!
Teman baru
Berbeda dengan sahabat lama Anda, teman baru bisa memperkenalkan Anda dengan teman-teman serta dunia baru. Orang yang biasanya Anda anggap tidak memiliki kesamaan dengan Anda pun bisa mengejutkan Anda dan menjadi sangat dekat dengan Anda.
2. Teman berolahraga
Salah satu hambatan untuk memulai kebiasaan sehat berolahraga adalah rasa malas. Tapi kalau Anda memiliki teman seperjuangan yang sama-sama ingin mencapai target untuk mulai menjalani hidup yang lebih sehat, rasa malas pun tak akan menyerang!
3. Teman spiritual
Penelitian yang dilakukan Duke University Medical Center menemukan bahwa orang yang rutin mengikuti aktivitas keagamaan bersama teman spiritual mereka seperti di mesjid atau gereja memiliki peluang lebih besar untuk tetap sehat selama periode 6 tahun. Tapi teman spiritual bukan sekedar teman untuk pergi ke mesjid atau gereja bersama. Teman spiritual juga membantu Anda melewati masa sulit dan menjaga semangat Anda.
4. Teman yang tidak sebaya
Teman yang baik bukan hanya teman yang sebaya dengan Anda. Saat berteman dengan teman yang lebih muda, misalnya anak magang di kantor yang baru pertama kali bekerja, Anda bisa mengajarkan beberapa hal kepadanya. Akibatnya, Anda akan merasa berguna dan penting. Sebaliknya, kalau Anda memiliki teman yang lebih tua dari Anda, Anda bisa belajar banyak hal baru darinya.
5. Sahabat pasangan Anda
Hubungan Anda dengan pasangan Anda akan semakin kuat kalau Anda juga dekat dengan sahabat pasangan Anda dan pasangan Anda dekat dengan sahabat Anda. Bisa dibilang, memperkenalkan pasangan Anda dengan sahabat Anda sama pentingnya dengan memperkenalkan pasangan Anda dengan keluarga dekat Anda!
6. Keluarga
Blood is thicker than water. Hubungan keluarga biasanya memang akan lebih kuat dibandingkan hubungan pertemanan. Keluarga pula-lah yang paling sering jadi orang pertama yang dipanggil untuk meminta bantuan di masa sulit. Jadi, alangkah menyenangkannya kalau hubungan Anda dengan ibu Anda, atau kakak dan adik Anda, sama dekat atau bahkan lebih dekat dari hubungan Anda dengan sahabat Anda.
7. Diri Anda sendiri
Seseorang biasanya akan membantu sahabatnya di saat yang paling sulit sekalipun. Kesalahan seorang sahabat juga biasanya akan lebih mudah dimaafkan dibandingkan kesalahan orang lain. Anda pun perlu memperlakukan diri Anda sendiri seperti Anda memperlakukan sahabat Anda. Lagipula, bagaimana mungkin Anda bisa membuat orang lain menyukai Anda dan menjadi sahabat Anda kalau Anda sendiri tidak bisa bersahabat dengan diri Anda sendiri?
Menjalin persahabatan memang tidak mudah. Penelitian yang dilakukan tahun 2006 bahkan menyatakan bahwa jumlah orang yang mengaku tidak memiliki sahabat sebagai tempat berbagi cerita bertambah sebanyak 2 kali lipat. Jadi, kapan terakhir kali Anda bertemu dengan sahabat Anda? Sedikit acara hang out yang seru tidak akan merugikan, kan?
Sumber:
http://www.prevention.com/sex/sex-relationships/8-friends-every-woman-needs/1-childhood-friend
http://www.today.com/id/34752540/ns/today-today_health/t/friends-every-woman-needs/#.UjGc8H_hcYJ
- See more at: http://brighterlife.co.id/2013/10/03/jenis-jenis-persahabatan-positif/?category-ref=how-to-be-healthy#sthash.
Sabtu, 19 Oktober 2013
Persahabatan Positif
Jenis-Jenis Persahabatan Positif
Oleh BrighterLife.co.id
3 October 2013
Topik:
How To Be Healthy
1.Teman masa kecil
Tiap orang mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Tapi teman masa kecil Anda akan ingat seperti apa Anda 10 tahun yang lalu. Anda juga memiliki berbagai memori menyenangkan yang bisa Anda bagi. It’s always nice to remember the good old days!
Teman baru
Berbeda dengan sahabat lama Anda, teman baru bisa memperkenalkan Anda dengan teman-teman serta dunia baru. Orang yang biasanya Anda anggap tidak memiliki kesamaan dengan Anda pun bisa mengejutkan Anda dan menjadi sangat dekat dengan Anda.
2. Teman berolahraga
Salah satu hambatan untuk memulai kebiasaan sehat berolahraga adalah rasa malas. Tapi kalau Anda memiliki teman seperjuangan yang sama-sama ingin mencapai target untuk mulai menjalani hidup yang lebih sehat, rasa malas pun tak akan menyerang!
3. Teman spiritual
Penelitian yang dilakukan Duke University Medical Center menemukan bahwa orang yang rutin mengikuti aktivitas keagamaan bersama teman spiritual mereka seperti di mesjid atau gereja memiliki peluang lebih besar untuk tetap sehat selama periode 6 tahun. Tapi teman spiritual bukan sekedar teman untuk pergi ke mesjid atau gereja bersama. Teman spiritual juga membantu Anda melewati masa sulit dan menjaga semangat Anda.
4. Teman yang tidak sebaya
Teman yang baik bukan hanya teman yang sebaya dengan Anda. Saat berteman dengan teman yang lebih muda, misalnya anak magang di kantor yang baru pertama kali bekerja, Anda bisa mengajarkan beberapa hal kepadanya. Akibatnya, Anda akan merasa berguna dan penting. Sebaliknya, kalau Anda memiliki teman yang lebih tua dari Anda, Anda bisa belajar banyak hal baru darinya.
5. Sahabat pasangan Anda
Hubungan Anda dengan pasangan Anda akan semakin kuat kalau Anda juga dekat dengan sahabat pasangan Anda dan pasangan Anda dekat dengan sahabat Anda. Bisa dibilang, memperkenalkan pasangan Anda dengan sahabat Anda sama pentingnya dengan memperkenalkan pasangan Anda dengan keluarga dekat Anda!
6. Keluarga
Blood is thicker than water. Hubungan keluarga biasanya memang akan lebih kuat dibandingkan hubungan pertemanan. Keluarga pula-lah yang paling sering jadi orang pertama yang dipanggil untuk meminta bantuan di masa sulit. Jadi, alangkah menyenangkannya kalau hubungan Anda dengan ibu Anda, atau kakak dan adik Anda, sama dekat atau bahkan lebih dekat dari hubungan Anda dengan sahabat Anda.
7. Diri Anda sendiri
Seseorang biasanya akan membantu sahabatnya di saat yang paling sulit sekalipun. Kesalahan seorang sahabat juga biasanya akan lebih mudah dimaafkan dibandingkan kesalahan orang lain. Anda pun perlu memperlakukan diri Anda sendiri seperti Anda memperlakukan sahabat Anda. Lagipula, bagaimana mungkin Anda bisa membuat orang lain menyukai Anda dan menjadi sahabat Anda kalau Anda sendiri tidak bisa bersahabat dengan diri Anda sendiri?
Menjalin persahabatan memang tidak mudah. Penelitian yang dilakukan tahun 2006 bahkan menyatakan bahwa jumlah orang yang mengaku tidak memiliki sahabat sebagai tempat berbagi cerita bertambah sebanyak 2 kali lipat. Jadi, kapan terakhir kali Anda bertemu dengan sahabat Anda? Sedikit acara hang out yang seru tidak akan merugikan, kan?
Sumber:
http://www.prevention.com/sex/sex-relationships/8-friends-every-woman-needs/1-childhood-friend
http://www.today.com/id/34752540/ns/today-today_health/t/friends-every-woman-needs/#.UjGc8H_hcYJ
- See more at: http://brighterlife.co.id/2013/10/03/jenis-jenis-persahabatan-positif/?category-ref=how-to-be-healthy#sthash.
1.Teman masa kecil
Tiap orang mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Tapi teman masa kecil Anda akan ingat seperti apa Anda 10 tahun yang lalu. Anda juga memiliki berbagai memori menyenangkan yang bisa Anda bagi. It’s always nice to remember the good old days!
Teman baru
Berbeda dengan sahabat lama Anda, teman baru bisa memperkenalkan Anda dengan teman-teman serta dunia baru. Orang yang biasanya Anda anggap tidak memiliki kesamaan dengan Anda pun bisa mengejutkan Anda dan menjadi sangat dekat dengan Anda.
2. Teman berolahraga
Salah satu hambatan untuk memulai kebiasaan sehat berolahraga adalah rasa malas. Tapi kalau Anda memiliki teman seperjuangan yang sama-sama ingin mencapai target untuk mulai menjalani hidup yang lebih sehat, rasa malas pun tak akan menyerang!
3. Teman spiritual
Penelitian yang dilakukan Duke University Medical Center menemukan bahwa orang yang rutin mengikuti aktivitas keagamaan bersama teman spiritual mereka seperti di mesjid atau gereja memiliki peluang lebih besar untuk tetap sehat selama periode 6 tahun. Tapi teman spiritual bukan sekedar teman untuk pergi ke mesjid atau gereja bersama. Teman spiritual juga membantu Anda melewati masa sulit dan menjaga semangat Anda.
4. Teman yang tidak sebaya
Teman yang baik bukan hanya teman yang sebaya dengan Anda. Saat berteman dengan teman yang lebih muda, misalnya anak magang di kantor yang baru pertama kali bekerja, Anda bisa mengajarkan beberapa hal kepadanya. Akibatnya, Anda akan merasa berguna dan penting. Sebaliknya, kalau Anda memiliki teman yang lebih tua dari Anda, Anda bisa belajar banyak hal baru darinya.
5. Sahabat pasangan Anda
Hubungan Anda dengan pasangan Anda akan semakin kuat kalau Anda juga dekat dengan sahabat pasangan Anda dan pasangan Anda dekat dengan sahabat Anda. Bisa dibilang, memperkenalkan pasangan Anda dengan sahabat Anda sama pentingnya dengan memperkenalkan pasangan Anda dengan keluarga dekat Anda!
6. Keluarga
Blood is thicker than water. Hubungan keluarga biasanya memang akan lebih kuat dibandingkan hubungan pertemanan. Keluarga pula-lah yang paling sering jadi orang pertama yang dipanggil untuk meminta bantuan di masa sulit. Jadi, alangkah menyenangkannya kalau hubungan Anda dengan ibu Anda, atau kakak dan adik Anda, sama dekat atau bahkan lebih dekat dari hubungan Anda dengan sahabat Anda.
7. Diri Anda sendiri
Seseorang biasanya akan membantu sahabatnya di saat yang paling sulit sekalipun. Kesalahan seorang sahabat juga biasanya akan lebih mudah dimaafkan dibandingkan kesalahan orang lain. Anda pun perlu memperlakukan diri Anda sendiri seperti Anda memperlakukan sahabat Anda. Lagipula, bagaimana mungkin Anda bisa membuat orang lain menyukai Anda dan menjadi sahabat Anda kalau Anda sendiri tidak bisa bersahabat dengan diri Anda sendiri?
Menjalin persahabatan memang tidak mudah. Penelitian yang dilakukan tahun 2006 bahkan menyatakan bahwa jumlah orang yang mengaku tidak memiliki sahabat sebagai tempat berbagi cerita bertambah sebanyak 2 kali lipat. Jadi, kapan terakhir kali Anda bertemu dengan sahabat Anda? Sedikit acara hang out yang seru tidak akan merugikan, kan?
Sumber:
http://www.prevention.com/sex/sex-relationships/8-friends-every-woman-needs/1-childhood-friend
http://www.today.com/id/34752540/ns/today-today_health/t/friends-every-woman-needs/#.UjGc8H_hcYJ
- See more at: http://brighterlife.co.id/2013/10/03/jenis-jenis-persahabatan-positif/?category-ref=how-to-be-healthy#sthash.